sa'at shalat

Minggu, 08 Agustus 2010

ASMAUL HUSNA AL GHANIYY | AL MUGHNIY


(fiqhislam.com)
Allah adalah AL GHANIYY (yang Maha Kaya) dan AL MUGHNIY (yang Maha Mencukupi/Pemberi kekayaan). Yang kaya adalah yang tak ada kaitannya dengan yang lain, baik keberadaannya maupun sifat-sifat keberadaanya, namun melampaui atau mengatasi hubungan dengan apapun kecuali dirinya. Bila keberadaan sesuatu atau sifat-sifat keberadaan sesuatu bergantung pada hal-hal diluar dirinya sendiri, keberadaannya dan kesempurnaannya bergantung pada hal-hal tersebut secara hakiki, dan dia sesungguhnya miskin dan perlu mendapatkan sesuatu yang menjadi miliknya.

Namun, mustahil selain Allah Azza wa Jalla dapat bebas dari segala ketergantungan seperti itu. Dengan demikian hak yang Maha Kaya adalah Allah SWT semata.

`Allah Maha Kaya,Maha Penyantun` (02-Al Baqarah:263)

`Bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji` (02-Al Baqarah:267)

`Maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam` (03-Ali Imran:97)

`Dan Musa berkata: "jika kamu dan orang-orang yang ada dimuka bumi semuanya mengingkari (nikmat Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji` (14-Ibrahim:8)

`Barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia` (An-Naml:40).

`Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam` (Al-Ankabuut:6).

`Jika kamu kafir, maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu` (Az-Zumar:7).

`Lalu mereka ingkar dan berpaling. Dan Allah tidak memerlukan (mereka). Dan Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji` (At-Taghaabun:6).

`Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi dan sungguh kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah. Tetapi jika kamu kafir, maka (ketahuilah), sesungguhnya apa yang di langit dan apa yang di bumi hanyalah kepunyaan Allah dan Allah maha kaya lagi maha terpuji` (An-Nisaa':131)

`Mahasuci Allah; Dia-lah yang Maha Kaya; kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi` (Yunus:68)

`Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi. dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya lagi Maha Terpuji` (AlHajj:64)

`Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi. Sesungguhnya Allah Dia-lah yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji` (Luqman:26).

`(Yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yangberpaling (dari perintah-perintah Allah) maka sesungguhnya Allah Dia-lah yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji` (Al-Hadiid:24).

`Dan barangsiapa yang berpaling, maka sesungguhnya Allah, Dia-lah yang Maha Kaya lagi Terpuji` (Mumtahanah:6).

`Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan(Nya)` (Muhammad:38).

(Imam Al-Ghazali)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar